Pernahkah Anda berada dalam situasi di mana manajemen tiba-tiba mengumumkan peningkatan manfaat pensiun atau pesangon untuk karyawan? Di satu sisi, ruangan langsung dipenuhi tepuk tangan meriah dari para staf. Semangat kerja mendadak naik. Namun jika Anda perhatikan meja di sudut ruangan, tim keuangan dan HRD mungkin sedang memijat kening mereka.

Bagi karyawan, pengumuman ini adalah kabar gembira. Namun bagi perusahaan, ada satu komponen tersembunyi yang langsung muncul di laporan keuangan detik itu juga.

Komponen ini sering kali membuat pemilik bisnis kaget saat melihat tagihan kewajiban perusahaan yang membengkak. Dalam dunia akuntansi dan aktuaria, hantu yang tiba-tiba muncul ini dikenal dengan nama Biaya Jasa Lalu.

Sesuai namanya, ini adalah biaya dari masa lalu yang harus dibayar hari ini karena keputusan baru. Mari kita bedah mengapa hal ini bisa menjadi anugerah sekaligus beban bagi perusahaan Anda, dan bagaimana cara menyikapinya tanpa harus pusing melihat angka yang rumit.

Apa Itu Biaya Jasa Lalu?

Secara sederhana, Biaya Jasa Lalu adalah tambahan kewajiban yang harus diakui perusahaan saat ada perubahan aturan main tentang imbalan karyawan. Perubahan ini bisa berupa pembuatan program pensiun baru atau peningkatan manfaat dari program yang sudah ada.

Bayangkan Anda berlangganan internet dengan kuota biasa selama lima tahun. Tiba-tiba, hari ini Anda memutuskan untuk meningkatkan paket menjadi kuota tanpa batas.

Penyedia internet Anda setuju, tetapi dengan satu syarat. Anda harus membayar selisih harga paket baru tersebut terhitung sejak lima tahun yang lalu saat Anda pertama kali berlangganan. Itulah gambaran paling mudah untuk memahami konsep ini.

Dalam bahasa teknis, perusahaan menghitung total kewajiban pensiun saat ini yang sering disebut PVDBO. Bayangkan PVDBO ini seperti target total tabungan yang harus siap saat karyawan pensiun nanti.

Ketika Anda menaikkan manfaat pensiun, target tabungan PVDBO ini otomatis ikut naik. Selisih kenaikan untuk masa kerja karyawan yang sudah lewat inilah yang kita sebut sebagai Biaya Jasa Lalu.

Mengapa Biaya Ini Bisa Muncul?

Biaya ini tidak muncul begitu saja tanpa ada pemicunya. Biasanya, ada beberapa situasi umum dalam bisnis yang memicu timbulnya tagihan masa lalu ini.

  • Perubahan Peraturan Pemerintah
    Ketika pemerintah merilis aturan baru seperti Undang-Undang Cipta Kerja, struktur pesangon berubah. Perubahan dari aturan lama ke aturan baru seringkali menciptakan selisih hitungan.
  • Pembaruan Perjanjian Kerja Bersama
    Saat serikat pekerja dan manajemen sepakat menaikkan pengali manfaat pensiun demi kesejahteraan, kewajiban perusahaan untuk masa kerja yang sudah dilalui karyawan otomatis ikut terkoreksi.
  • Pembuatan Program Pensiun Baru
    Perusahaan yang tadinya tidak punya program DPLK atau dana pensiun lembaga keuangan tiba-tiba membuatnya. Karyawan yang sudah bekerja sepuluh tahun akan langsung dihitung masa kerjanya dalam program baru ini.

Anugerah Bagi Karyawan, Beban Bagi Laporan Keuangan

Bagi karyawan, momen munculnya biaya ini jelas sebuah anugerah atau berkah. Mereka merasa masa pengabdian mereka selama bertahun-tahun dihargai dengan nilai yang lebih tinggi. Loyalitas dan produktivitas biasanya akan meningkat.

Namun bagi perusahaan, ini bisa terasa seperti beban berat. Secara standar akuntansi, perusahaan tidak boleh mencicil pengakuan biaya ini. Seluruh total Biaya Jasa Lalu harus langsung diakui sebagai beban di laporan laba rugi pada periode terjadinya perubahan.

Dampaknya sangat instan. Laba bersih perusahaan di tahun tersebut bisa langsung tergerus drastis. Inilah sebabnya banyak pemilik bisnis sering terkejut melihat laba mereka tiba-tiba turun tajam padahal penjualan sedang bagus-bagusnya.

Banyak perusahaan salah paham dan mengira mereka harus langsung mengeluarkan uang kas hari itu juga. Padahal tidak demikian. Uang kasnya baru akan keluar nanti saat karyawan benar-benar pensiun. Yang terjadi hari ini hanyalah pencatatan utang masa depan di atas kertas laporan keuangan.

Contoh Sederhana Perhitungan Angkanya

Agar tidak pusing dengan rumus, mari kita gunakan contoh angka bulat yang sangat sederhana. Anggaplah Anda memiliki satu orang karyawan bernama Budi yang sudah bekerja selama sepuluh tahun.

Sesuai aturan lama, jika Budi pensiun hari ini, perusahaan harus menyiapkan uang pesangon sebesar seratus juta rupiah. Ini adalah kewajiban yang sudah dicatat perusahaan selama sepuluh tahun ke belakang.

Tiba-tiba hari ini perusahaan mengubah aturan. Pesangon dinaikkan agar karyawan lebih sejahtera. Dengan aturan baru, pesangon Budi yang seharusnya seratus juta rupiah kini menjadi seratus dua puluh juta rupiah.

Ada selisih dua puluh juta rupiah yang muncul hari ini akibat masa kerja Budi yang sepuluh tahun itu. Uang dua puluh juta rupiah inilah yang disebut Biaya Jasa Lalu dan harus langsung dicatat memotong laba perusahaan tahun ini.

Risiko Jika Salah Kelola

Mengabaikan perhitungan biaya ini bukan pilihan yang bijak. Jika tidak dihitung dengan benar, perusahaan Anda bisa menghadapi beberapa risiko serius.

  • Laporan Keuangan Ditolak Auditor
    Auditor eksternal sangat teliti dengan hal ini. Jika ada perubahan manfaat karyawan yang tidak dihitung dampak Biaya Jasa Lalunya, laporan keuangan Anda bisa mendapat opini tidak wajar.
  • Rencana Anggaran Berantakan
    Tim HRD dan keuangan bisa salah menyusun anggaran tahunan karena tidak menyadari adanya lonjakan beban di pertengahan tahun akibat perubahan kebijakan.
  • Pajak yang Tidak Efisien
    Perhitungan yang tidak akurat bisa membuat beban pajak perusahaan menjadi lebih tinggi dari yang seharusnya dibayar.

Solusi untuk Bisnis Anda

Mengelola dinamika imbalan karyawan memang seperti menyeimbangkan dua sisi mata uang. Anda ingin memberikan yang terbaik untuk karyawan, namun juga harus menjaga kesehatan finansial perusahaan. Kuncinya ada pada perencanaan dan perhitungan yang akurat sebelum kebijakan baru diumumkan.

Jangan biarkan keputusan baik Anda untuk menyejahterakan karyawan malah menjadi bumerang bagi bisnis. Sebelum mengetuk palu untuk mengubah aturan pesangon atau pensiun, lakukan simulasi terlebih dahulu. Anda berhak mengetahui berapa dampak Biaya Jasa Lalu yang akan muncul agar laba perusahaan tidak terkejut.

Tim imbalankerja.id siap menjadi mitra strategis Anda untuk melakukan simulasi ini. Dengan bantuan aktuaris berpengalaman, kami bisa memproyeksikan beban kewajiban Anda ke depan dengan bahasa yang mudah Anda pahami. Mari amankan masa depan karyawan dan bisnis Anda bersama kami hari ini.

Leave a Reply