
Pernahkah Anda sebagai praktisi sumber daya manusia merasa pusing saat ditanya oleh pihak manajemen mengenai pencadangan uang pesangon karyawan? Atau mungkin Anda sering merasa kewalahan ketika harus berurusan dengan perhitungan akuntansi yang sangat rumit terkait dana pensiun.
Banyak profesional di bidang sumber daya manusia yang merasa urusan perhitungan angka adalah wilayah mutlak departemen keuangan. Namun pada kenyataannya urusan manfaat karyawan atau imbalan kerja adalah jembatan yang menghubungkan kedua departemen tersebut.
Ketika perusahaan semakin berkembang jumlah karyawan bertambah dan masa kerja mereka semakin panjang. Tanpa disadari kewajiban perusahaan untuk membayar pesangon atau dana pensiun di masa depan terus membengkak bagaikan bola salju.
Jika perusahaan Anda berskala menengah dan bukan merupakan perusahaan publik atau perusahaan yang terdaftar di bursa saham ada sebuah solusi cerdas yang bisa menyederhanakan kerumitan ini. Solusi tersebut bernama Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik yang sering disingkat menjadi SAK ETAP.
Mari kita bedah bersama bagaimana standar akuntansi ini bisa menjadi sahabat terbaik bagi departemen sumber daya manusia dalam mengelola manfaat karyawan tanpa perlu pusing dengan kerumitan matematis.
Apa Itu SAK ETAP dalam Bahasa Sederhana?
Bayangkan Anda ingin memasak nasi goreng untuk keluarga di rumah. Anda tentu tidak perlu menggunakan peralatan masak standar restoran bintang lima yang rumit dan membutuhkan banyak prosedur keamanan yang ketat. Anda hanya membutuhkan alat masak standar yang praktis namun tetap bisa menghasilkan nasi goreng yang enak dan higienis.
Konsep ini sangat mirip dengan standar pelaporan keuangan. Perusahaan raksasa yang sahamnya dimiliki oleh publik wajib menggunakan standar pelaporan yang sangat rumit dan detail karena mereka harus mempertanggungjawabkan uang masyarakat luas. Standar yang rumit ini dikenal dengan aturan umum pelaporan keuangan.
Namun bagi perusahaan skala menengah, yayasan, atau koperasi, menggunakan aturan yang sama rumitnya tentu akan membuang banyak waktu dan biaya operasional. Di sinilah standar khusus entitas tanpa akuntabilitas publik hadir sebagai penyelamat.
Standar ini pada dasarnya adalah versi yang lebih ringan dan sederhana dari aturan akuntansi pada umumnya. Standar ini membuang prosedur perhitungan yang terlalu kompleks sehingga sangat cocok diterapkan oleh perusahaan yang sedang bertumbuh namun tetap ingin profesional dalam mencatat keuangannya.
Mengapa Human Resources Harus Peduli pada Standar Akuntansi?
Anda mungkin bertanya-tanya mengapa urusan akuntansi ini menjadi penting bagi departemen yang mengurus manusia. Jawabannya sangat sederhana karena setiap janji manis yang tertulis di kontrak kerja karyawan memiliki harga yang harus dibayar oleh perusahaan di masa depan.
Ketika Anda membuat kebijakan mengenai cuti besar, bonus tahunan, asuransi kesehatan, hingga uang pesangon pensiun, semua itu dikategorikan sebagai imbalan kerja. Jika perhitungan cadangan dana untuk imbalan kerja ini salah perusahaan bisa kehabisan uang kas saat karyawan senior pensiun secara bersamaan.
Dengan memahami standar yang lebih sederhana ini departemen Anda dapat berkolaborasi lebih baik dengan tim keuangan. Anda tidak perlu lagi menyajikan data riwayat gaji puluhan tahun ke belakang yang rumit karena standar ini membolehkan penggunaan asumsi yang jauh lebih praktis.
Tiga Manfaat Utama untuk Praktisi Human Resources
Penggunaan standar pelaporan yang tepat tidak hanya menyelamatkan arus kas tetapi juga memberikan dampak langsung pada kualitas manajemen karyawan. Berikut adalah tiga keuntungan utamanya.
- Perhitungan Manfaat yang Jauh Lebih Efisien
Dalam menghitung kewajiban pensiun atau pesangon biasanya digunakan metode perhitungan aktuaria yang disebut proyeksi unit kredit. Metode ini ibarat menghitung total biaya pendidikan anak di masa depan lalu membaginya ke dalam tabungan wajib bulanan saat ini.
Pada aturan standar yang rumit Anda harus memprediksi kenaikan gaji puluhan tahun ke depan inflasi medis hingga probabilitas karyawan pindah kerja secara sangat mendetail. Hal ini tentu membutuhkan data karyawan yang luar biasa lengkap dan biaya jasa konsultan yang tidak murah.
Dengan SAK ETAP metode perhitungan ini diizinkan untuk menggunakan asumsi yang jauh lebih sederhana. Perusahaan tidak selalu diwajibkan menyertakan laporan aktuaria penuh setiap tahun jika kondisinya tidak memungkinkan. Anda bisa menggunakan estimasi yang masuk akal berdasarkan data karyawan saat ini saja.
- Transparansi yang Membangun Kepercayaan Karyawan
Karyawan yang bahagia adalah mereka yang merasa masa depannya dijamin oleh tempatnya bekerja. Ketika perusahaan mencadangkan dana imbalan kerja secara teratur menggunakan standar yang diakui hal ini menunjukkan itikad baik dan tanggung jawab penuh dari manajemen.
Sebagai perwakilan perusahaan Anda dapat dengan percaya diri menjelaskan kepada karyawan bahwa hak pesangon dan pensiun mereka telah dihitung dan disiapkan dengan baik. Transparansi seperti ini sangat ampuh untuk menghilangkan desas-desus negatif atau rasa khawatir karyawan terhadap kondisi keuangan perusahaan.
Kepercayaan yang terbangun ini secara otomatis akan meningkatkan angka retensi karyawan. Karyawan yang merasa aman secara finansial cenderung memiliki loyalitas yang lebih tinggi dan lebih fokus dalam memberikan kontribusi terbaiknya untuk kemajuan bisnis.
- Meningkatkan Reputasi dan Daya Tarik Perusahaan
Di era modern saat ini calon kandidat karyawan berkualitas semakin kritis dalam memilih tempat kerja. Mereka tidak hanya melihat besaran gaji pokok saat ini tetapi juga mencari tahu bagaimana perusahaan mengelola manfaat jangka panjang seperti jaminan hari tua.
Perusahaan menengah yang sudah menerapkan standar pencatatan imbalan kerja yang rapi akan terlihat jauh lebih profesional di mata calon karyawan. Hal ini menjadi nilai jual yang sangat kuat bagi departemen Anda saat melakukan proses rekrutmen untuk merebut talenta terbaik di pasar kerja.
Selain itu reputasi perusahaan yang taat aturan juga akan menghindarkan bisnis dari risiko sengketa hukum di pengadilan hubungan industrial. Anda bisa bekerja dengan lebih tenang karena seluruh hak karyawan telah tercatat sesuai dengan regulasi ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia.
Kapan Perusahaan Anda Perlu Menggunakannya?
Standar pelaporan keuangan yang disederhanakan ini sangat ideal bagi perusahaan berskala kecil hingga menengah yang belum memiliki kewajiban pelaporan yang ketat kepada publik. Jika perusahaan Anda masih menggunakan sistem bayar nanti kalau ada yang pensiun maka sekarang adalah waktu yang paling tepat untuk beralih.
Sistem lama tersebut ibarat menyimpan bom waktu di dalam perusahaan. Anda mungkin merasa arus kas aman hari ini tetapi akan hancur berantakan ketika ada pemutusan hubungan kerja massal atau beberapa manajer senior yang pensiun bersamaan.
Namun perlu dicatat jika perusahaan Anda sudah mulai bersiap untuk melakukan penawaran saham ke publik atau struktur imbalan kerjanya sudah sangat kompleks maka beralih ke aturan akuntansi standar yang lebih komprehensif adalah langkah yang wajib dilakukan selanjutnya.
Solusi Cerdas untuk Bisnis Anda
Mengelola sumber daya manusia bukan hanya tentang memastikan karyawan hadir tepat waktu dan produktif bekerja. Lebih jauh dari itu ini adalah tentang memastikan kesejahteraan mereka terjamin tanpa mengorbankan stabilitas keuangan dan keberlangsungan bisnis perusahaan.
Meskipun aturannya sudah disederhanakan menghitung cadangan pesangon dan pensiun tetaplah membutuhkan ketelitian dan keahlian khusus. Jangan biarkan tim Anda membuang waktu berharga untuk meraba-raba angka estimasi yang mungkin kurang akurat.
Jika Anda masih ragu mengenai perhitungan imbalan kerja yang tepat untuk skala bisnis Anda jangan ragu untuk melangkah maju. Kami di imbalankerja.id siap membantu tim Anda memetakan kewajiban manfaat karyawan dengan cara yang paling efektif dan efisien. Mari berdiskusi santai untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman secara finansial bagi semua pihak.
Siap Hadapi Audit Tanpa Revisi?
Dapatkan laporan valuasi aktuaria PSAK 219 yang akurat, sesuai regulasi terbaru, dan 100% didukung saat audit bersama aktuaris tersertifikasi kami.
